Batik adalah baju ciri khas indonesia banget,dan batik juga pada saat
ini sering kita pakai setiap hari jumat.Nah kali ni aku mau ngangkat
topik cara proses pembuatan batik indonesia.Langsung aja ya ga
Proses pembuatan kain batik:
Sebelum dicap, biasanya mori dicuci
terlebih dahulu dengan air hingga kanji aslinya hilang dan bersih,
kemudian di kanji lagi. Motif batik harus dilapisi dengan kanji dengan
ketebalan tertentu, jika terlalu tebal nantinya malam kurang baik
melekatnya dan jika terlalu tipis maka akibatnya malam akan “mblobor”
yang nantinya akan sulit dihilangkan. Mori dengan kualitas tertinggi
[Primisima] tidak perlu dikanji lagi, karena ketebalan kanjinya sudah
memenuhi syarat.

Biasanya hanya mori yang halus yang
perlu dikemplong terlebih dahulu sebelum dibatik. Mori biru untuk batik
cap biasanya bisa langsung dikerjakan tanpa dilakukan pekerjaan
persiapan. Tujuan dari ngemplong ialah agar mori menjadi licin dan
lemas. Untuk maksud ini mori ditaruh diatas sebilah kayu dan
dipukul-pukul secara teratur oleh pemukul kayu pula. Mori yang
dikemplong akan lebih mudah dibatik sehingga hasilnya lebih baik. Teknik
pembuatan batik
Teknik Pembuatan Batik
Nglowong
Pelekatan malam [lilin] yang pertama. Selesai
dikemplong mori sudah siap untuk dikerjakan. Teknik pembikinan batik
terdiri dari pekerjaan utama, dimulai dari pekerjaan utama, dimulai
dengan nglowong ialah mengecap atau membatik motif-motifnya diatas mori
dengan menggunakan canting Nglowong pada sebelah kain disebut juga
ngengreng dan setelah selesai dilanjutkan dengan nerusi pada sebelah
lainnya.
Nembok
Pelekatan malam kedua. Sebelum dicelup kedalam
zat pewarna, bagian yang dikehendaki tetap berwarna putih harus ditutup
dengan malam. Lapisan malam ini ibaratnya tembok untuk menahan zat
perwarna agar jangan merembes kebagian yang tertutup malam. Oleh karena
itu pekerjaan ini disebut menembok, jika ada perembesan karena
tembokannya kurang kuat maka bagian yang seharusnya putih akan tampak
jalur2 berwarna yang akan mengurangi keindahan batik tersebut. Itulah
sebabnya malam temboknya harus kuat dan ulet, lain dengan malam klowong
yang justru tidak boleh terlalu ulet agar mudah dikerok.
Nglowong

Nembok

Medel
Pencelupan pertama dalam zat warna. Tujuan Medel adalah memberi warna biru tua sebagai warna dasar kain. Jaman dulu pekerjaan ini memakan waktu berhari-hari karena menggunakan bahan pewarna indigo. Zat pewarna ini sangat lambat menyerap dalam kain mori sehingga harus dilakukan berulang kali, kini dengan bahan warna modern bisa dilakukan dengan cepat.
Ngerok
Menghilangkan malam klowong. Bagian yang akan di soga agar berwarna coklat, dikerok dengan Cawuk [semacam pisau tumpul dibuat dari seng] untuk menghilangkan malam nya.
Mbironi
Penggunaan malam ke tiga. Pekerjaan berikutnya adalam mBironi, yang terdiri dari penutupan dengan malam bagian-bagian kain yang tetap diharapkan berwarna biru, sedangkan bagian yang akan di soga tetap terbuka. Pekerjaan mBironi ini dikerjakan didua sisi kain.
Menyoga


Nglorod
Menghilangkan malam. Setelah mendapat warna yang dikehendaki, maka kain harus mengalami proses pengerjaan lagi yaitu malam yang masih ketinggalan di mori harus dihilangkan, caranya dengan dimasukkan kedalam air mendidih yang disebut Nglorod.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar